Jalan-jalan ke Luwuk yuk!!!

Mungkin dari kawan-kawan ada yang belum tahu ada kota di Propinsi Sulawesi Tengah yang bernama kota Luwuk, karena sayapun dari orok sampai arak (hehehehe) juga baru tahu belakangan ini. Trus dimana kota yang dinamakan Luwuk ini?

Luwuk adalah ibukota Kabupaten Banggai, terletak di Propinsi Sulawesi tengah (udah tadi ya) di ujungnya (biasa di bilang di ujung burung Sulawesi Tengah, perhatikan peta Sulawesi tengah pasti tahu maksudnya), trus gimana kalau mau kesana?

Jangan kwatrir bro/sist, ada pesawat kog untuk bisa kesana, bisa lewat dari Makassar atau Palu, pesawatnya gede boeing 737-200 atau sekarang mungkin ada yang lebih gede, dan penerbangan hampir tiap hari, tapi kalau mau menikmati “sensasi” perjalanan lewat darat bisa juga kog ada bisa dari Makassar, Palu atau Gorontalo, kalau dari Palu dan Gorontalo aku pernah beberapa kali, tapi kalau dari Makassar belum sih.

Trus gimana perjalanan darat dari Palu?, tenang bro/sist nggak naik kuda kog(hehehehe), di palu kawan-kawan dapat naik mobil travel ada Honda Jaya, Jawa Indah, Kesayangan Anda, atau naik bis juga ada (tapi untuk bis nggak saya saranin ya)’ Pertanyaan Pertama apakah anda seorang “pemabuk” (maksudnya kalau naik kendaraan darat/mobil mabuk), karena kalau anda seorang “pemabuk” maka hal pertama yang anda harus siapkan adalah minum obat anti mabuk, dan kantung mabuk, dan jangan berharap perjalanan cepat sampai karena kalau anda berharap perjalanan cepat sampai maka anda akan steessss. Lho kenapa? Jarak Palu-Luwuk sekitar 600 an Km, eiiit nanti dulu, jangan samakan perjalanan ini sama dengan perjalanan di jawa, naik, tinggal ngorok trus sampai. Keluar dari kota Palu, kawan akan disuguhi dengan perjalanan gunung, berkelok, berkelok dan berkelok (tiga kali supaya jelas

maksudnya) yang dinamakan dengan Kebun Kopi ( karena ada banyak tanaman kopi-kopi kalau orang sulawesi bilang), lumayan bro/sist 2 jam dikocok-kocok perutnya, kalau dah lolos nah perjalanan agak mendingan, karena jalan relatif lurus dan rata, lewat kota Parigi, nah kalo yang mau isi peru bolehlah di Parigi atau lewat dikit dari Parigi disekitar Sausu, atau Torue, makannya kebanyakan ikan bakar, atau dibeberapa tempat ada juga masakan ayam. Nah dah kenyang, lanjut pak sopir tancap gas, karena jalan mulus dan lurus. Setelah lewat kabupaten parigi kita memasuki Kabupaten Poso

(sekarang dah aman kog)meskipun pada saat-saat tertentu masih juga ada penjagaan, untuk yang belum tahu jalan, tenang rambu-rambu penunjuk jalan ada banyak (lagian jalan utama Cuma satu), di Poso biasa mobil istirahat sebentar, isi bensin atau bekal untuk Penumpang atau kalau mobil rental ambil penumpang baru, kaki-kaki dah diluruskan, hajat telah tersalurkan (buang air bro) sedikit cemilan beres, masih kuat? Sampai di Poso berarti kawan telah menempuh sekitar 7 jam perjalanan dari Palu (masih lama bro). Nah yang mau tidur silakan lanjutkan, yang mau lihat-lihat pemandangan silakan dinikmati,  jalan mulai berkelok-kelok lagi tapi tidak seekstrim kebun kopi, sekitar 1-2 jam kita akan sampai di tempat yang dinamakan Padapu , ini tempat favorit buat makan, istirahat, mandi dll dalam perjalanan ke Luwuk atau sebaliknya, karena tempat ini persis di tengah-tengah, dengan fasilitas makan, mandi dan tempat istirahat yang “memadai”, sekali lagi makanan di Padapu di dominasi ikan, dengan sayur kangkung (biasanya) sambal dan ada minuman panas maupun dingin (jangan banyak makan sambal, karena perjalanan masih jauh bro). Oke lanjut pak Sopir, biasanya habis makan kenyang lalu ngantuk trus tidur, tapi nggak papa bro, tak ceritain perjalanan dari Padapu. Perjalanan di dominasi dengan laut disebelah kiri (kalo dari Palu) dan hutan atau kebun disebelah kanan, jalannya mulai ndak kompromi, tapi aman bro, 1-2 jam kemudian (tergantung sopir) kita sampai di kota Ampana, ibukota dari Kabupaten Tojo Una-Una, kalo perjalanan dari palu siang atao sore maka sampai di Ampana sudah lewat tengah malam, disitu biasanya sopir cuma isi bahan bakar trus lanjut (kejar setoran), nah sekitar 1 jam sampailah kita di perbatasan Kabuapten Banggai yang dinamakan kampung Balingara,yang dibatasi dengan sungai yang lumayan besar(sungai ini pernah banjir dan merubuhkan jembatannya, terpaksa naik perahu ketinting saat itu). Dah masuk Banggai? Dah sampai dong!!, masih sekitar 5 jam lagi, dengan perjalanan yang relatif mulus melewati kecamatan Bunta dan Pagimana, masuk Pagimana kita lewat jembatan Lobu, jembatan ini hanya cukup untuk satu mabil, terbuat dari kayu dan tertutup semua (kalo malam syereeeem), setelah lewat Pagimana kita akan kembali disuguhi jalan berkelok-kelok namanya Salodik, hawanya dingin, disini kalau mau beli sayur-sayuran segar banyak dan memang segaaaaaaaaaaaaaaaaaar, nah kalo dah sampai Salodik maka tinggal sekitar setengah jam kita sampai di Luwuk, kalo datangnya pas malam maka pemandangan masuk kota Luwuk sangat indah, karena bentuk kotanya yang bersaf keatas, lampunya menambah keindahan kota Luwuk, capek bro. Tenang dah sampai kog, ini dia kota Luwuk!!!

 

Terima kasih .

 

3 responses to “Jalan-jalan ke Luwuk yuk!!!

  1. riko mustio muslim

    luv luwuk, kampung ke 2 ku….

  2. mantap…thanks udh post kota kami

  3. Langsung sesak napas pas liat foto kota luwuk dr atas bukit.
    Kangen….udah belasan tahun g kesana.
    Kangen temen2ku, kangen oma, adik2ku Rein, Onal. Om idhil om eleng om acong hiks.
    Nice post. Thanks for sharing

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s